2 Days Seem Like 2 Centuries…

Posted: 19 Juni 2010 in Diari

…2 days seem like 2 centuries….” kata-kata itu terngiang-ngiang di pikiran Akang terus-menerus dan meskipun baru memulai tapi waktu sudah terasa begitu lama. Nyai…apa yang Nyai bilang ternyata benar, Akang sudah merasakannya sekarang…

Ada yang berkecamuk dalam pikiran dan hati Akang. Sulit untuk dibuang pikiran-pikiran itu…bukan hanya satu, dua, atau tiga yang jadi pikiran Akang, tapi macam-macam: Ada rindu, cinta, cemburu, memori, kebersamaan, ketika bercumbu rayu, ketika bercanda, ketika tertawa, ketika karaoke bersama…sepertinya semua tentang kebersamaan kita yang sering muncul.

Kenangan-kenagan itu muncul kerapkali dalam pikiran, memang kenangan-kenangan itu indah, nyaman dan bahagia…tapi semakin diingat dan semakin dibayangkan, muncul rasa sakit dan sedih yang makin kuat karena ada rasa cemburu yang selalu membayang-bayangi di setiap pikiran.

Nyai…kita berjauhan, tapi pikiran dan hati kita memang dekat. Tapi waktu terus berjalan dan Akang masih terus menghayal saat kebersamaan yang sulit untuk direalisasikan…(weleh…bahasanya terlalu keren euy…!!).

Sekarang belum 1/2 hari waktu berjalan, tapi sudah terasa lamanya. Akang belum tahu apa yang harus Akang lakukan untuk mengisi hari-hari itu. Akang jadi mikir, kapan kita bisa sama-sama terus? kenapa sekarang kok susah banget untuk wujudkan itu?…”

—————————————————-

Peristiwa dan pertanyaan di atas seringkali muncul dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekedar dalam percintaan saja, akan tetapi dalam hal lainpun sering terjadi. Memang terkadang kita sulit untuk melepaskan pikiran-pikiran itu dan bahkan kerap jadi beban yang bisa membuat kita seperti “hopeless“. Tapi Anda harus ingat, bahwa ada satu harapan yang bisa membuat Anda bertahan, berusaha dan berjuang terus untuk menggapai apa yang Anda impikan, yaitu “KEBAHAGIAAN“.

Seperti kutipannya William Blake “Happiness is something to love, something to do, and something to hope for” artinya Kebahagiaan adalah sesuatu untuk cinta, sesuatu untuk dilakukan, dan sesuatu untuk diharapkan. Jadi impian Anda itu, pasti Anda dapatkan selama Anda berusaha untuk mencapainya. Tidak ada yang tidak mungkin, segala sesuatu dalam dunia ini adalah mungkin

Hide-Kojima mengatakan bahwa “90% of what is considered “impossible” is in fact, possible. The other 10% will become possible with the passage of time and technology”, artinya bahwa 90% apa yang dianggap “Tidak Mungkin” pada kenyataannya Mungkin. 10% akan menjadi mungkin seiring dengan waktu dan teknologi. Jadi teruslah berharap dan berusaha mengejar impian Anda, karena 90% dari impian Anda itu adalah Mungkin.

Tapi Anda juga jangan lupa, bahwa Anda hidup tidak sendirian, masih ada orang di sisi Anda yang Anda cintai dan kasihi. Untuk mengejar impian itu, berbagi peranlah dengan pasangan Anda, berilah pasangan Anda dukungan dengan sepenuh hati dan Cinta Anda. Katakan selalu kepada pasangan Anda: “I’ll listen when you’re worried, cheer you up when you’re down, encourage you when you’re sacred, and console you when you’re defeated”, artinya saya akan menjadi pendengar ketika dirimu cemas, menghiburmu ketika dirimu muram, memberikan dorongan ketika dirimu suci, dan menghiburmu ketika dirimu kalah”.

Semoga bermanfaat….

Akang, 19 Juni 2010

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s